1)
Infrastruktur
Pembangunan
infrastruktur merupakan tantangan utama yang harus segera diatasi oleh
Indonesia. Negara ini perlu berinvestasi besar dalam rangka meningkatkan daya
saing. Sadar akan keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemerintah sangat
bergantung dan mengandalkan peran serta aktif sektor swasta atau investor
untuk ikut membangun infrastruktur.
Pemerintah menaruh harapan pada konsep Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk menggenjot pembangunan infrastruktur dalam negeri.
Pemerintah menaruh harapan pada konsep Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk menggenjot pembangunan infrastruktur dalam negeri.
Selain
itu masalah pembebasan tanah telah lama menjadi kendala utama terhadap
pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya pembangunan jalan tol,
dengan ketidakpastian dalam proses sehingga sulit bagi kontraktor untuk menilai
risiko dan mengakses pembiayaan dari bank. Dengan mendorong implementasi
regulasi tersebut ke depan diharapkan dapat membantu mempercepat bergulirnya
proyek-proyek baru.
2)
Ekonomi
Kemiskinan
merupakan faktor utama masalah ekonomi Indonesia, jumlah pengangguran yang
semakin meningkat, tingkat kecerdasan masyarakat yang masih rendah, dan distribusi
pendapatan yang tidak merata. Di kota besar seperti Jakarta, keadaan seperti
ini sudah menjadi pemandangan umum. Banyak orang yang hidup kurang beruntung
terpaksa hidup sebagai pemulung sampah.
Oleh
karena itu, pendapatan yang diperoleh sangat rendah, anaknya tidak dapat
bersekolah karena keterbatasan biaya, sehingga tingkat kecerdasan anak
tersebut tidak berkembang. Hal ini juga menimbulkan kesenjangan ekonomi yang
tajam antara orang yang berpenghasilan tinggi dan orang yang berpenghasilan
rendah.
3)
Politik
Masuk
tahun 2013, konstelasi politik demikian memanas, terutama karena menuju pemilihan
presiden (Pilpres) 2014.
Sejumlah politikus pun sudah
membakar tungku politis untuk merebus siasat-siasat politik, dan partai politik
juga demikian berkobar-kobar membakar emosi massa dengan menggelar strategi
kegiatan-kegiatan politik. Maka boleh dibilang tahun 2013 tahun musim panas
politik. Dalam musim panas politik itulah pula jelang Pilpres 2014 sejumlah
nama sudah mencuat digadang-gadang akan maju sebagai Calon Presiden Indonesia.
Paling
tidak sebuah survei telah merilis 36 nama Capres yang mungkin akan memimpin
Indonesia pada 2014-2019 mendatang, antara lain, Mahfud MD, Jusuf Kalla, Hatta
Rajasa, Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan lainnya. Jadi, siapkan
diri anda sebagai masyarakat Indonesia untuk mengamati hingar bingar politik
jelang Pilpres 2014 sepanjang satu tahun ini.
4)
Kesenjangan Sosial
Kesenjangan
sosial yang dipicu ketimpangan pendapatan yang dalam satu dekade terakhir kian
parah. Rasio gini yang pada 2002 sebesar 0,28, pada 2011 sebesar 0,41.
Tahun
ini, rasio gini kemungkinan lebih besar lagi akibat ledakan kelas menengah
atas dan golongan penduduk miskin yang masih besar. Rasio gini menunjukkan
tingkat ketimpangan pendapatan. Hasil kajian Credit Suisse yang dituangkan
dalam Global Wealth 2012 menyatakan, dari 155 juta orang dewasa Indonesia saat
ini terdapat 104.000 orang kaya dengan total kekayaan di atas $ 1 juta atau Rp
9 miliar.
Di saat yang sama, 82% dari 155 juta orang dewasa hidup dengan kekayaan kurang dari $ 10.000 atau Rp 99 juta per kapitaAngka kemiskinan absolut dan pengangguran terbuka di Indonesia masih cukup tinggi walau kelas menengah sudah mencapai 45 juta dan diprediksi meningkat pesat dalam sepuluh tahun akan datang.
5)
Hukum
Hingga
saat ini masih banyak sekali masalah hukum di Indonesia yang belum terselesaikan.
Masalah hukum di Indonesia tidak hanya berhubungan dengan aparat penegak
hukum saja namun juga terkadang berkaitan dengan produk hukum itu sendiri.
Beberapa masalah hukum yang sering ditemui adalah jual beli putusan perkara,
peranan uang dan kekuasaan di dunia hukum, intervensi politik, pasal ‘kadaluarsa’,
dan mental para penegak hukum.
6)
Korupsi
Korupsi
bukanlah kejahatan yang baru, melainkan kejahatan yang lama yang sangat
pelik. Di Indonesia korupsi sudah ada sejak dulu. Korupsi tidak hanya merugikan
negara, tetapi juga merupakan pelanggaran terhadap hak ekonomi dan hak sosial
masyarakat luas. Untuk mengatasi korupsi, pemerintah telah mengeluarkan peraturan
perundang-undangan dan membentuk lembaga untuk membantu mengatasi korupsi.
Lembaga
yang sampai saat ini masih melakukan pemberantasan korupsi adalah Komisi
Pemberantasan Korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi dibentuk dengan Undang-
Undang Nomor 30 Tahun 2002 dan merupakan lembaga negara independen dan
mempunyai kewenangan yang sangat luas. Kewenangan yang luas meliputi Koordinasi
dangan instansi lain, supervisi, penyelidikan, penyidikan, penuntutan,
pencegahan dan monitoring.
7)
Agama
Secara
umum kehidupan toleransi beragama di tanah air baik-baik saja. Semua umat beragama
bebas beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Warga Kristiani tidak
dilarang beribadah di gereja, orang Hindu aman-aman saja melakukan Nyepi, kaum
muslimin merasakan aura puasa ketika Ramadhan datang, dan lain-lain. Namun
masih banyak tragedi yang terjadi berkaitan dengan perbedaan agama di
masyarakat. Sebut saja kasus GKI Yasmin, juga kasus pembangunan masjid di kawasan yang minoritas Islam, misalnya di Bali,
Kupang (NTT), Manokwari (Papua), dan lain-lain.
8) Daerah Tertinggal
Permasalahan desa atau daerah tertinggal tentu tidak terlepas dari
persolaan perdesaan dan kemiskinan. Oleh karena itu membahas desa atau daerah
tertinggal berarti membahas kondisi terkait ketahanan sosial, budaya, ekonomi
dan keamanan.
Kalaupun berbagai permasalahan desa atau daerah tertinggal
terutama yang berbatasan dengan negara tetangga atau pulau terluar Indonesia
muncul akhir-akhir ini, menunjukkan bahwa permasalahan tersebut memberikan
tekanan tersendiri terhadap kondisi geopolitik, ekonomi dan kehidupan
masyarakat.
9) Pendidikan
Selain angka putus sekolah, pendidikan di Indonesia juga
menghadapi berbagai masalah lain, mulai dari buruknya infrastruktur hingga
kurangnya mutu guru. Masalah utama pendidikan di Indonesia adalah kualitas
guru yang masih rendah, kualitas kurikulum yang belum standar, dan kualitas
infrastruktur yang belum memadai.
10) Kesehatan
Masalah kesehatan di Indonesia termasuk tingginya angka
pertumbuhan penduduk (1,9 %), tingginya angka kematian ibu dan anak, tingginya
angka kesakitan penyakit menular, meningkatnya angka kesakitan penyakit tidak
menular, dll.
11) Keamanan
Keamanan nasional meliputi berbagai masalah yang meluas dari
soal-soal kriminal biasa seperti perampokan, kemudian soal ancaman narkoba,
gangguan komunikasi dan serangan budaya, subversi ekonomi, sampai
kriminalitas internasional dan serangan militer secara terbuka. Kerjasama terpadu
antara pemerintah dan pihak-pihak terkait termasuk masyarakat harus semakin ditingkatkan
agar negara ini semakin aman dan damai.
12) Persepsi/pencitraan
Gaya kepemimpinan Jokowi dan Dahlan Iskan yang menjadi perhatian
publik dinilai sebagian besar orang sebagai bentuk pencitraan. Namun kini
prilaku mereka telah menjadi tren di negara ini dan sepertinya mulai ditiru
oleh para elit politik dan kaum penguasa negara ini.
Sebut saja SBY, yang tiba-tiba melakukan sidak secara mendadak di
Kota Tangerang yang terkesan dirahasiakan. SBY terlihat sedang meniru gaya
Jokowi yang rela blusukan ke perkampungan-perkampungan penduduk, memasuki
gang-gang sempit, melihat langsung kehidupan asli masyarakatnya yang masih
sangat sederhana.
Apakah SBY benar sedang mengikuti atau membuat image baru?
Mengingat beliau tidak memiliki keuntungan politis kecuali ibu Ani Yudhoyono
akan maju sebagai kandidat Capres 2014.
13) Penanggulangan Bencana
Penanggulangan bencana merupakan hal penting yang harus
diperhatikan oleh pemerintah mengingat Indonesia merupakan negara yang
memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana alam yang cukup tinggi, sebab
secara geologi wilayah Indonesia merupakan jalur Pacific Ring of Fire, yaitu
jalur rangkaian gunung api aktif di dunia.
.
